December 1, 2016

IKAN MAS (Cyprinus Carpio) Krakteristik dan Morfologinya

Ikan Mas Infoikan.com Suka mencari ikan mas untuk di konsumsi dan diambil manfaatnya? atau mengoleksi ikan mas untuk budidaya? jenis ikan sendiri sangat beragam dan banyak, baik itu ikan air tawar maupun ikan air laut. Pada kesempatan kali ini info ikan akan membahas jenis ikan yang sudah banyak di koleksi oleh masyarakat. 
 
Ikan mas atau Ikan karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomi dan sudah tersebar luas di Indonesia. Menurut beberapa catatan, ikan mas ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920 an yang dibawa dari negara Cina, Eropa, Taiwan, dan Jepang. Dari semua jenis ikan mas, maka diambil seleksi yaitu menghasilkan Ikan mas Punten dan Majalaya. Baca juga: BUDIDAYA IKAN MAS Secara Lengkap Beserta Gambarnya

Ikan Mas

Karakteristik dan Morfologi Ikan Mas

Berdasarkan karakteristiknya, di Indonesia sendiri memiliki beberapa nama sebutan yakni kancra, tikeu, tombro, raja, rayo, ameh atau nama lain sesuai dengan daerah penyebarannya.

Pada habitat hidupnya, ikan mas sangat menyukai perairan air tawar yang tidak terlalu dalam dan deras, seperti di tepi sungai atau Danau. Ikan mas dapat hidup baik di daerah dengan ketinggian 150--600 meter di atas permukaan air laut (dpl) dan pada suhu 25-30° C. Meskipun tergolong ikan air tawar, ikan mas kadang-kadang ditemukan di perairan payau atau muara sungai yang bersalinitas (kadar garam) 25-30%o.

Ikan Mas


Ikan mas tergolong jenis omnivora, yakni ikan yang dapat memangsa berbagai jenis makanan, baik yang berasal dari tumbuhan maupun binatang renik. Namun, makanan utamanya adalah tumbuhan dan binatang yang terdapat di dasar dan tepi perairan.

Perkembangbiakan Ikan Mas

Siklus hidup ikan mas dimulai dari perkembangan di dalam gonad (ovarium pada ikan betina yang menghasilkan telur dan testis pada ikan jantan yang menghasilkan sperma). Sebenarnya pemijahan ikan mas dapat terjadi sepanjang tahun dan tidak tergantung pada musim. Namun, di habitat aslinya, ikan mas Bering memijah pada awal musim hujan, karena adanya rangsangan dari aroma tanah kering yang tergenang air.

Ikan Mas


Proses Pemijahan Ikan Mas
 
Secara alami, pemijahan terjadi pada tengah malam sampai akhir fajar. Menjelang memijah, induk-induk ikan mas aktif mencari tempat yang rimbun, seperti tanaman air atau rerumputan yang menutupi permukaan air. Substrat inilah yang nantinya akan digunakan sebagai tempat menempel telur sekaligus membantu perangsangan ketika terjadi pemijahan.

Sifat telur ikan mas adalah menempel pada substrat. Telur ikan mas berbentuk bulat, berwarna bening, berdiameter 1,5-1,8 mm, dan berbobot 0,17-0,20 mg. Ukuran telur bervariasi, tergantung dari umur dan ukuran atau bobot induk. Embrio akan tumbuh di dalam telur yang telah dibuahi oleh spermatozoa.

Ikan Mas dan Perkembangbiakannya di Alam Bebas

Antara 2-3 hari kemudian, telur-telur akan menetas dan tumbuh menjadi larva. Larva ikan mas mempunyai kantong kuning telur yang berukuran relatif besar sebagai cadangan makanan bagi larva. Kantong kuning telur tersebut akan habis dalam waktu 2-4 hari. Larva ikan mas bersifat menempel dan bergerak vertikal. Ukuran larva antara 0,50,6 mm dan bobotnya antara 18-20 mg.

Ikan Mas


Makanan Ikan Mas 
 
Larva berubah menjadi kebul (larva stadia akhir) dalam waktu 4-5 hari. Pada stadia kebul ini, ikan mas memerlukan pasokan makanan dari luar untuk menunjang kehidupannya. Pakan alami kebul terutama berasal dari zooplankton, seperti rotifera, moina, dan daphnia. Kebutuhan pakan alami untuk kebul dalam satu hari sekitar 60-70% dari bobotnya.

Ikan Mas


Setelah 2-3 minggu, kebul tumbuh menjadi burayak yang berukuran 1-3 cm dan bobotnya 0,1-0,5 gram. Antara 2-3 minggu kemudian burayak tumbuh menjadi putihan (benih yang siap untuk didederkan) yang berukuran 3-5 cm dan bobotnya 0,5-2,5 gram. Putihan tersebut akan tumbuh terus. Setelah tiga bulan berubah menjadi gelondongan yang bobot per ekornya sekitar 100 gram.


Gelondongan akan tumbuh terus menjadi induk. Setelah enam bulan dipelihara, bobot induk ikan jantan bisa mencapai 500 gram. Sementara itu, induk betinanya bisa mencapai bobot 1,5 kg setelah berumur 15 bulan. Induk-induk ikan mas tersebut mempunyai kebiasaan mengaduk-aduk dasar perairan atau dasar kolam untuk mencari makanan.

Sekian dulu sobat sedikit berbagi tentang ikan mas ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita pada jenjang pemeliharaan berikutnya.


Baca juga: 
Jenis Ikan Mas Koki Terbaik dan Terbesar serta Termahal 
sumber : wikipedia.org