June 20, 2017

Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur Infoikan.com Sistem polikultur adalah pemeliharaan secara campuran dalam satu kolam dengan jenis ikan yang lain dan masih jenis ikan konsumsi dan berbeda dengn monokultur.

Pemeliharaan campuran ini dimaksudkan agar kolam dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga dapat diperoleh dalam waktu yang sama.

Salah satu syarat pemeliharaan campuran adalah harus dipilih salah satu jenis ikan yang bukan merupakan kompetitor atau masing-masing saling berebut makanan, Hal ini yang harus dihindari.

Ikan nila pemeliharaannya dapat ditumoangsarikan dengan ikan lele dumbo, ikan mas, atau ikan tawes. Dalam satu kolam bisa terdri dari 4 macam ikan. Yaitu:
  1. Nila
  2. Lele dumbo
  3. Ikan mas
  4. Serta Ikan Tawes
Nila merah dengan tawes, nila merah dengan mas, nila merah dengan lele dumbo. Berikut ini kita akan menyaksikan budidaya ikan nila sistem polikultur yang bisa Anda coba.

Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Cara Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Menurut penelitian litbank, nila merah sangat baik dicampur dengan lele dumbo, karena kedua ikan ini bisa saling melengkapi. 

Sebagaimana diketahui bahwa ikan nila merah bisa hidup[ di permukaan air, karena secara alamiah makanan ikan nila merah ini akan selalai mencari bagian air dimana sinar matahari masih dapat menerangi air kolam.

Sedangkan lele dumbo kebiasaan hidupnya lebih suka di bagian dasar kolam dan di tempat gelap, dengan demikian lele dumbo mencari makanan di dasar kolam.

Sesekali memang lele dumbo memang menampakkan badannya di permukaan dan tidak lama kemudian turun ke bawah lagi, hal ini dilakukan hanya untuk mendapatkan oksigen, dan setelah di dapat mereka kembali ke dasar kolam.

Karena terdapat perbedaan sifat ke dua ikan tersebut, maka jika ditumpangsarikan akan cocok. Tidak terjadi perebutan kekuasaan, tidak terjadi perebutan makanan.

Karena kebiasaan hidup ikan lele di dasar kolam, maka ikan nila merah tidak akan pernah sempat untuk membangun sarang untuk memijah, 

Jika nila merah membangun sarang di dasar kolam pasti akan dirusak oleh lele dumbo, sehingga akan menguntungkan bagi pemlihara ikan, 

dengan tidak melakukan perkawinan energi ikan nila justru akan tersimpan dalam tubuh, Dan dengan demikian akan lekas gemuk. 

Beberapa Tahap Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur
Tahapan yang perlu dilakukan sehubungan pemeliharaan sistem polikultur ini pada hakekatnya sama dengan sistem atau cara monokultur.

Persiapan kolam yang meliputi:
  1. Pengolahan tanah, 
  2. Saluran air
  3. Pematang
  4. Pembuatan kemalir
  5. Pemupukan
  6. dan Pengapuran

Padat Penebaran Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Padat penebaran sistem campuran antara ikan nila merah dengan ke tiga ikan lainnya yaitu lele dumbo, tawes, dan ikan mas, seperti:
  1. Nila merah dengan lele dumbo
  2. Nila merah dengan ikan tawes
  3. Nila merah dengan ikan mas

Untuk penebaran kita ambil saja yang masih berukuran antara 8-12 cm dengan prosentase nila merah 70%, ikan mas 10%, lele dumbo 10%, dan tawes 10%.

Misalnya luas kolam pembesaran 100 m2 dengan padat penebaran 20 ekor/m2 (campuran), maka dalam satu kolam perlu diisi 2000 ekor campuran 4 ikan tersebut.

Masing-masing ikan jatah penebaran ikan nila 1400 ekor, ikan mas 200 ekor, lele dumbo 200 ekor, ikan tawes 200 ekor.

Penebaran benih dapat dilakukan secara bersama, kecuali lele dumbo. Karena lele dumbo pertumbuhannya lebih cepat, penebaran dilakukan 2 bulan setelah yang lain, supaya pemanenan dapat dilakukan secara serentak.

Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur


Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Demikianlah beberapa tahapan budidaya ikan nila sistem polikultur yang terlihat sangat mudah kita kerjakan untuk usaha sampingan yang menguntungkan.