April 25, 2017

Teknik Budidaya Ikan Gurame Hemat Biaya dan Menguntungkan

Budidaya Ikan Gurame Infoikan.com Sudah tahu budidaya ikan gurame di kolam tembok? atau ingin tahu cara budidaya ikan gurame agar cepat besar? Siapa sih yang tak kenal gurame, salah satu ikan konsumsi yang memberikan rasa lezat serta mempu memberikan keuntungan bagi petani budidaya di pekarangan.

Salah satu kunci keberhasil dalam memelihara pembesaran ikan gurame adalah menyediakan air yang bagus, kemudian jenis pakan yang seimbang antara pakan nabati dan pakan hewani. Selanjutnya akan dirasakan akan melihat mempercepat pertumbuhan ikan gurame Anda. Berikut ini beberapa langkah teknik budidaya ikan gurame yang menguntungkan.

Budidaya Ikan Gurame


Teknik Budidaya Ikan Gurame yang Menguntungkan

Kolam Pembesaran Ikan Gurame
Dalam usaha budidaya pembesaran ikan gurame, pemilihan benih ikan gurame yang baik mutlak penting. Karena, dengan benih ikan gurame yang baik maka ikan gurame akan tumbuh dan hidup dengan baik. Memang dibutuhkan ketekunan dan keuletan untuk memulai usaha ini. 


Sebelum benih ditebar perlu diadaptasikan terlebih dahulu. Tujuannya agar benih ikan gurame tidak dalam kondisi stress saat berada dalam kolam pemeliharaan pembesaran. 

Cara mengadaptasinya adalah benih gurame yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat di masukkan ke dalam kolam, biarkan sampai dinding plastic mengembun. Ini tandanya air kolam dan air dalam plastic suhu sudah sama.

Selain itu, buka plastiknya dan air dalam kolam masukkan sedikit demi-sedikit ke dalam plastik tepat benih sampai benih terlihat dalam kondisi baik. Selanjutnya benih gurame ditebar atau dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan.

Ikan gurame merupakan jenis ikan pemakan tumbuhan herbivore. Akan tetapi, ketika pada ukuran benih ikan gurame bersifat karnivora. Oleh sebab itu, jenis pakan yang diberikan pada waktu gurame ukuran benih itu yaitu berupa kitu air, cacing sutera. 

Sifat herbivore pada ikan gurame terjadi ketika ikan gurame telah dewasa. 

Makanan Pokok budidaya Ikan Gurame
Pakan Gurame Berupa Pelet
Yang dapat diatur gizinya. Namun, di daerah yang agak sulit memperoleh pellet, daun-daunan merupakan alternative yang sangat baik untuk dijadikan makanan ikan gurame. 


Ikan gurame diberi makan dalam sehari 2 kali dengan pellet dengan kandungan protein 25% sampai dengan 35%. Frequensi pemberian makan lebih baik dalam frequaensi yang tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frequaensi yang banyak tetapi dalam jumlah banyak.

Makanan Ikan Gurame Selain Pelet
Makanan budidaya ikan gurame bisa ditambahkan daun-dauanan dan sayuran. Daun-daunan dan sayuran sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan gurame. 


Adapun jenis pakan yang biasa diberikan pada ikan gurame adalah daunt alas, daun keladi, daun sente, daun singkong, daun kangkung, daun ubi jalar, daun papaya, bungkil kacang, tauge labu, pakan buatan (pellet), jagung rebus, dedak, ampas tahu, dan lain sebagainya.

Pemberian makanan yang teratur dengan kualitas dan kualitas yang tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan tubuh ikan lebih cepat. 

Pada budidaya ikan gurame di kolam terpal, perlu dihindari pemberian pakan yang berlebihan. Jika ada makanan yang tersisa harus segera dibuang. Pakan ikan dan kotoran ikan yang ada di kolam mengandung zat amoniak yang dalam jumlah tertentu bersifat racun bagi gurame.

Selain memberi pakan dengan jumlah dan frequaensi teratur yang perlu diperhatikan adalah kualitas air. Meski ikan gurame cukup tahan dengan air yang tidak baik tetapi air perlu dibersihkan dan diganti sebagian 30% dengan cara periode. 

Biasanya pergantian dilakukan satu minggu sekali dengan melakukan shift pond. Air disedot keluar dengan selang atau pompa, kotoran keluar melalui selang tersebut, kemudian diisi kembali dengan air baru. 

Lebih bagus lagi jika kolam diberi aerator atau filter untuk menambah kadar oksigen dan membersihkan kotoran secara otomatis. 

Perlu pertumbuhan ikan gurami pada intinya berkaitan erat dengan kualitas kolam, kualitas air, dan pemberian pakan serta kualitas makannya. Dengan perawatan yang intensif seperti di atas, maka ikan gurame yang Anda pelihara akan tumbuh besar lebih cepat dari waktu yang ditentukan sehingga Anda akan cepat panen dan mendapatkan keuntungan.

Budidaya Ikan Gurame


Tips-Trik Percepatan Pertumbuhan Budidaya Ikan Gurame
Untuk memacu dalam pertumbuhan dalam budidaya ikan gurame, maka pakan yang diberikan harus mengandung nilai gizi yang cukup, kualitas air dalam kondisi optimum, dan ikan dalam kondisi yang sehat.


Artinya ketiga factor tersebut dalam budidaya ikan gurame harus mendapatkan perhatian yang sama karena satu sama lainnya saling terkait dan saling memperngaruhi.

Gurame akan memanfaatkan pakan secara optimal jika kualitas air dalam kondisi optimum. Dengan kondisi demikian, gurame tidak akan terserang berbagai penyakit sehingga bisa tumbuh lebih cepat.
 

Jika hal sebaliknya yang terjadi, misalnya pemberian pakan yang tidak terkontrol atau berlebihan, maka kualitas air akan mengalami penurunan.

Ikan gurame tidak akan memanfaatkan pakan secara optimum saat kualitas airnya memburuk sehingga menyebabkan ikan gurame mudah terserang penyakit dan mengalami hambatan pertumbuhan.

Penurunan kualitas air disebabkan oleh pemberian pakan yang tidak terkontrol, pengelolaan air yang tidak memadai atau karena cuaca, misalnya terjadinya hujan secara terus menerus.

Pada kualitas air yang buruk itu, penyakit-penyakit yang biasa menyerang ikan akan dengan mudah berkembang. Karena kualitas air yang buruk juga, ikan-ikan akan terganggu, misalnya menjadi stress. Oleh karena itu, pengelolaan kualitas air merupakan salah satu kunci utama dalam budidaya ikan gurame terutama pembesaran dapat seimbang.

Beberapa parameter yang biasa digunakan untuk mengukur baik tidaknya kualitas air adalah sebagai berikut:

Budidaya Ikan Gurame - Oksigen Terlarut dalam Air
Dilihat dari jumlahnya, oksigen terlarut adalah jenis gas terlarut dalam air dengan dengan jumlah yang sangat banyak, yaitu menempati urutan ke dua setelah nitrogen. 


Namun, jika dilihat dari segi kepentingan untuk usaha budidaya ikan gurame, oksigen memiliki urutan yang teratas. Oksigen yang diperlukan untuk pernafasan ikan harus terlarut dalam air. Jika ketersediaannya tidak dapat mencukupi, maka pertumbuhan ikan budidaya pu akan terhambat.

Ikan membutuhkan oksigen guna membakar bahan bakarnya (makanan) untuk menghasilkan aktifitas, seperti berenang, pertumbuhan, reproduksi, dan lainnya. Oleh karena itu, ketersediaan oksigen bagi ikan sangat menentukan lingkaran aktifitas ikan, konversi pakan, maupun pertumbuhan ikan. 

pH Air dalam Kolam Budidaya Ikan Gurame
Derajat keasaman atau pH air menunjukkan aktifitas ion hydrogen dalam larutan tersebut dan dinyatakan sebagai konsentransi ion hydrogen pada suhu tersebut. Air murni bersosialisasi sempurna sehingga memiliki ion H+ dan ion H- dalam konsentrasi yang sama.


pH air mempengaruhi tingkat kesuburan perairan karena mempengaruhi kehidupan jasad renik, perairan asam akan kurang produktif, bahkan dapat membunuh ikan. 

Pada pH rendah (keasaman yang tinggi), kandungan oksigen terlarut akan berkurang. Akibatnya, konsumsi oksigen menurun, aktifitas pernafasan renik, dan selera makan akan menurun. 

Kecerahan Air
Kecerahan air dalam usaha budidaya ikan gurame sangat berpengaruh sekali, yaitu kecerahan yang berasal dari sebagian cahaya matahari yang diteruskan ke dalam air. Kemampuan cahaya matahari untuk menembus sampai ke daasar perairan dipengaruhi oleh benda-benda halus yang disuspensikan seperti lumpur, jasad renik (plankton), dan warna air.


Dengan mengetahui keceraha suatu perairan, kita dapat mengetahui sampai dimana masih ada kemungkinan terjadi proses asimilasi dalam air, lapisan manakah yang tidak keruh, dan yang paling keruh. Air yang tidak terlampau keruh dan tidak terlampau jernih merupakan air yang sangat baik dalam budidaya ikan gurame.

Budidaya Ikan Gurame – Suhu Air
Suhu dapat mempengaruhi aktivitas metabolism organisme. Oleh karena itu, penyebaran organisme, baik di perairan maupun di lautan, dibatasi oleh suhu perairan tersebut. 


Suhu sangat mempengaruhi terhadap kehidupan dan pertumbuhan ikan gurame. Secara umum, laju pertumbuhan meningkat sejalan dengan kenaikan suhu. Namun jika peningkatannya sangat ekstrim, dapat menyebabkan kematian pada ikan gurame.

Maka para petani yang sudah terbiasa melakukan budidaya ikan gurame biasanya akan menyarankan untuk memberikan makanan pada pagi hari dan sore hari. Hal ini akan membuat gurame lahap dalam pakan dikarenakan suhu yang cocok sekitar 27 – 28 derajat C. Sedangkan sekitar 24 – 28 derajat C merupakan pertumbuhan ikan gurame yang cepat.

Asam Belerang dan Amonia
Selagi melakukan usaha budidaya ikan gurame jangan sampai ada kandungan ammonia dan asam belerang. Yang mana hal kedua ini merupakan hydrogen sulfide gas beracun yang dapat larut dalam air. 


Akumulasi di kolambiasanya ditandai dengan endapan lumpur hitam yang berbau khas seperti bau telur busuk atau bau belerang.

Sumber utamanya adalah hasil dekomposisi sisa-sisa plankton, kotoran ikan, dan bahan organic lainnya. Ikan gurame bisa keracunan pada konsentrasi asam hydrogen 0,1 – 0,2 ppm dan pada konsentrasi 0,25 ppm, biasanya ikan gurame akan mengalami kematian massal.

Sama halnya dengan asam sulfide, ammonia dalam air juga berasal dari perombakan bahan-bahan organic dan pengeluaran hasil metabolisme ikan gurame melalui ginjal dan jaringan insang.

Disamping itu, ammonia dalam perairan juga terbentuk sebagai hasil dari proses dekomposisi yang berasal dari sisa pakan atau plankton yang mati.

Kualitas air merupakan factor yang sangat menentukan keberhasilan dalam membuka usaha budidaya ikan gurame. Pakan yang cukup bermutu dan mengandung nilai gizi tinggi menjadi tidak berguna ketika lingkungan hidup ikan dalam kondisi yang tidak optimum.

Budidaya Ikan Gurame


Budidaya Ikan Gurame – Pemberian Pakan

Ikan gurame merupakan ikan yang memiliki laju pertumbuhan agak lambat dibandingkan ikan budidaya lainnya. Walaupun demikian, masih banyak petani ikan yang mempunyai keuntungan besar dengan budidaya ikan gurame karena harganya relative meningkat setiap saat.

Keberhasilan pembudidaya ikan gurame dimulai dari teknik pemberian pakannya. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan oleh pembudidaya agar pembudidaya ikan gurame dapat berhasil dan menghasilkan.

Pemberian pakan yang teratur dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan tubuh ikan lebih cepat. Induk-induk gurame yang sehat dan terkamin makanannya dapat dipijahkan 2 kali setahun berturut-turut selama 5 tahun.

Gurame terkenal sebagai ikan yang gerakannya lambat sehingga sering kalah bersaing dengan jenis ikan lain dalam merebutkan makanan hewani. Jadi tak mengherankan jika pertumbuhannya tak secepat ikan omnivore lainnya.

Untuk merangsang gurame perlu diberi pakan hewani dan nabati dalam komposisi yang ideal. Gurame tidak dapat diberi 100% pakan pabrik karena dagingnya akan jadi lembek.

Untuk memenuhi pakan nabati, bisa disediakan berbagai jenis kehijauan seperti daun sente, kangkung, daun ubi kayu, tanaman air atau daun tanaman darat yang lunak dan masih muda. Jika ditambah enzim kompleks, komposisi pemberian pakan hewani dan nabati yang baik adalah 2% per kg.

Berdasarkan pengalaman beberapa petani budidaya ikan gurame, pemberian daun sente, sejenis talas-talasan menunjukkan pertumbuhan yang paling baik. Pemberian pakan nabati dimulai saat benih seukuran korek atau kira-kira berumur 3,5 bulan.

Pakan diberikan berupa pellet dengan kandungan protein yang disesuaikan dengan ukuran ikan jika:
Ukuran ikan gurame 3-5 cm kadar proteinnya 38%
Ukuran ikan gurame 5 – 15 cm kadar proteinnya 32%
Ukuran ikan gurame >15 cm kadar proteinnya 28%


Ransum harian pakan buatan dilakukan secara berkala dengan dosis 1 – 3% dari bobot biomas perhari dengan frekuensi pemberian 1 – 2 kali per hari yaitu pagi dan sore. 

Sedangkan pakan hijauan diberikan dengan dosis 1 – 2% dari bobot biomas perhari dengan frekuensi satu kali perhari. Dengan patokan dosis tersebut, maka bobot pakan perhari dapat berubah seiring dengan penambahan bobot ikan dalam kolam. Penambahan bobot tersebut sering disebut dengan pertumbuhan.

Pemberian pakan pada setiap umur ikan tentu tidak sama. Pemberian pakan yang sembarang juga tidak benar karena akan merugikan petani itu sendiri. Kebanyakan yang terjadi adalah hal yang seperti ini.

Deikian inilah beberpa teknik cara budidaya ikan gurame agar cepat besar untung besar. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba dengan hasil yang memuaskan.

Sumber: Budidaya Pembesaran Gurame dan Nila untung besar