--> Skip to main content

7 Makanan Ikan Lele Alami di Sekitar Kita Cepat Besar

Makanan Ikan Lele infoikan.com Budidaya lele secara intensif akan bisa sukses jika lele tercukupi akan kebutuhan makanannya. 

Dengan pernyataan lain, makanan yang masuk kedalam tubuh lele bergizi tinggi sebab gizi atau nutrisi yang tinggi lagi lengkap amat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan lele

Berkaitan dengan tujuan pemberian pakan tersebut, maka peternak harus mengetahui betul mengenai jenis pakan yang diberikan kepada lele sesuai dengan tingkatan umur dan ukuran fisik lele. 

Jenis-jenis pakan yang dapat di berikan kepada lele yang dibudidayakan secara intensif ada tiga jenis yakni berupa pakan pokok, pakan alternative, dan suplemen dan vitamin. 

Uraian mengenai masing-masing jenis makanan ikan lele tersebut berturut-turut dikemukakan  di bawah ini. 

Baca ini:
Panduan Lengkap Cara Ternak Ikan Lele

Makanan Ikan Lele

 

Makanan Ikan Lele


Jenis pakan pokok untuk lele

Jenis pakan pokok untuk lele pada umumnya berupa pelet ikan. Pakan ini merupakan buatan pabrik dan terjamin kualitasnya. 

Karena kandungan gizinya bisa di bilang lengkap, yakni kandungan protein 25%-27%, lemak 10-25%, karbohidrat 10-20%, vitamin dan mineral 1%. 

Di pasaran bebas saat ini telah banyak beredar jenis pelet untuk makanan lele dengan berbagai merek atau tipe, seperti pelet tipe FF999, 781-SP, 781-2, DAN 781. 

Sejauh ini berdasarkan pengalama peternak lele, pakan pokok lele berupa pelet paling digemari lele yang dibudidayakan dalam kolam. 

Kelebihan Pakan Pelet Lele

Ditinjau dari segi penampilan secara fisik pakan lele yang berupa pelet dinilai oleh banyak kalangan peternak ikan merupakan jenis pakan lele yang paling ideal dibadingkan dengan jenis pakan lele yang lain. 

Sebab pelet tidak mudah hancur dalam air sehingga ketika pakan ditaburkan ke dalam air tidak mudah larut ke dalam air. 

Pelet ditijau dari segi kualitas saat ini masih dapat diandalkan. Hanya saat peternak perlu memperhatikan dalam mengenai pelet hasil lahan pabrik tersebut. 

Tip mengguakan pelet untuk pakan lele yakni pellet harus masih baru. Ikan ingin menyentk paka pellet, maka jumlah maksimal hanya untuk kebutuhan semiggu. 

Pelet yang terlalu lama digudang bisa ditumbuhi cedawa dan berbau tengik. Pellet yag berbau tengik sebaiknya tidak diberikan kepada lele sebab telah megandug racun aflatksi yang dapat meyebabkan pencerana ika tergaggu. 

Makanan Alami Ikan Lele dari Tumbuhan 

Yuk Baca juga: 

Cara Bisnis Ikan Lele yang Menguntungkan untuk Pemula

Makanan Ikan Lele Alami


Makanan Ikan Lele - Eis paka alterative utuk lele 

Budidaya lele dapat sukses ikan tercapai terdapat keseimbangan antara jumlah pakan yang diberikan dengan jumlah lele yang dipelihara. 

Sebab jika hal itu tidak terpeuhi bisa jadi antar sesame lele terjadi kanibalisme, yaitu lele yang lebih besar dan kuat memangsa lele yang lebih kecil dan lemah.

Hal itu dapat terjadi ikan jumlah lele lebih banyak daripada jumlah pakan yang diberikan. 

Tetapi ke dalam yang sering dijumpai dilapangan untuk urusan pakan adalah mahalnya harga pakan. 

Sebagai solusinya peternak dapat membuat pakan sediri sebagai alterative.

Membuat paka sendiri ada utung dan ada ruginya. Keuntugannya peterak dapat lebih irit ditinjau dari segi penggunaan daa. 

Kerugianya peternak justru tidak untung saat pake karena bibit lele tidak sesuai dengan yang diharapkan yakni berkurang. 

Hal itu dapat saat terjadi ikan komposisi pakan yang dibuatnya sendiri tidak memenuhi standar gizi untuk pertumbuhan lele. 

Oleh karena itu yang paling penting dalam membuat pakan sendiri untuk lele harus tahu kompsisi kimia dan ukura lele. 

Kompsisi pakan yang diberikan kepada lele pada pembesaran harus megandung lebih banyak protein. Paling tidak kompsisi gizi pakan buatan sendiri harus ada keseimbangan antara usur - usur yang diperlukan untuk pertumbuhan lele, misalnya protein dan karbhidrat dibuat seimbang kadarnya. 

Bahan untuk membuat pakan alterative untuk diberikan kepada lele dapat dicari atau diperoleh di alam. 

Eis atau macam sumber bahan pakan yakni berupa tepung ikan, bekicot, keong mas, limbah pengolahan ikan, limbah peternakan, ikan rucah, da bahan – bahan lain – lain dari bahan daging.

Sumber karbohidrat didapat dari dedak, ampas tahu, bungkil kelapa, dan bahan – bahan lain yang banyak mengandung tepung atau pati. 

Cara membuat pakan ikan mengguakan bahan – bahan alami di uraikan berikut ini. 

Baca juga:
Cara Memelihara Ikan Lele yang Baik dan Benar

Makanan Ikan Lele - Bekicot dan keog mas

Ketika musim peghjuan diligkungan rumah atau tempat tiggal, pekarangan atau kebun – kebun banyak dijumpai bekicot berkeliaran bebas. 

Terkadang orang merasa jijik memergoki hewan ini. oRang memandag sebelah mata pada bekicot dan keong mas. 

Hewan yang terkenal berkepala lambat itu merupaka hama taman sehingga dipandang sebagai musuh petani. 

Bagi peternak lele keberadaan bekicot dan keong mas dapat diberdayakan lebih yakni dimanfaatkan untuk pakan alterative bagi lele yang dibudidayaka dalam kolam. 

Bekicot dan keong mas sebagai bahan pakan mengandung protein cukup tinggi sehigga merupakan pakan sumber protein bagi lele. 

Dengan memanfaatkan bekicot dan keong mas sebagai bahan pakan alterative untuk lele, maka peternak lele dapat menekan biaya harus dikeluarkan untuk pengadaan pakan. 

Cara memanfaatka bekicot dan keong mas untuk pakan alterative lele sesungguhnya relative mudah. Dijamin setiap orang pasti bisa. 

Bekicot dan keong mas dikumpulkan dalam suatu wadah, untuk kemudian cangkangnya dipecah untuk dapat memisahkan dagingnya. 

Untuk mempermudah melepaskan daging dari cangknag dapat dilakukan dengan merebus kedua eis hewan itu dalam air hingga air mendidih beberapa saat. 

Kemudian diagkat dan didinginkan. Setelah digi dagig aka mudah dilepas dari cangkangya. 

Daging bekicot atau keong mas yang baru saja dilepas dari cangkangya tersebut kemudia dikecilkan ukuranya dengan di potong kecil – kecil  menggunakan pisau yang tajam. 

Setelah itu potonga - potongan daging bekicot atau keong mas dapat ditebarka ke kolam pemeliharaan lele secara merata. 

Ikan ukuran lele dalam kolam sudah relative besar-besar alias mendekati di panen, makan daging bekicot atau keong mas dapat langsung ditebarkan ke dalam kolam pemeliharaan tanpa harus melalui proses pengecilan ukuran.

Baca juga ini:

Cara Supaya Lele Cepat Sembuh dari Penyakit

Limbah peternakan sebagai Makanan Ikan Lele

Peternak lele dapat mengadakan kerjasama sinergis dengan peterakan ayam broiler komersial yang paling dekat berkaitan dengan program pengadaan pakan alterative untuk lele yang dibudidayakan dalam kolam. 

Kongkritya melalui peternak ayam broiler komersial dapat diperoleh sumber pakan alterative berupa ayam-ayam broiler yang mati sebelum di panen. 

Ayam-ayam broiler merupakan unggas yang tidak tahan perubahan lingkunga atau mudah stress yang pada akhirnya dijumpai mati dalam kandang. 

Ayam mati ujga dapat disebabkan terserang hama penyakit, terjepit sesama ayam karena berdesak-desakan dalam kandang. Ayam mati selama pengangkutan menuju rumah potong ayam. 

Ayam-ayam yang telah mati tersebut merupakan limbah peternakan bagi peternak ayam broiler yang dapat dibeli dengan harga murah oleh peternak lele untuk dibuat pakan alternative bagi lele. 

Cara membuatnya yakni dengan membakar dulu ayam-ayam mati tersebut hingga bulu-bulunya habis. 

Untuk memudahkan lele memakan ayam bakar tersebut dapat dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil. 

Setelah itu ayam-ayam bakar itu dimasukkan ke dalam ke kolam ikan sebagai pakan tidak boleh berlebihan karena dapat mencemari kolam. 

Kolam yang tercemar dapat menjadi sarang bibit – bibit penyakit yang justru akan membahayakan ikan yang dipelihara dalam kolam atau bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di lingkungan sekitar kolam. 

Makanan Ikan Lele - Limbah pemotongan hewan 

Sumber bahan untuk pakan alternative bagi lele dapat diperoleh dari limbah peternak dapat pula diperoleh dari rumah pemotongan hewan yakni berupa limbah pemotongan hewan. 

Limbah yang dimaksud berupa darah sembelihan hewan dan jeroan hewan. Sama seperti halnya daging ayam mati. 

Darah dan jeroan hewan juga mengandung nilai gizi yang tinggi sehingga dapat menyokong pertumbuhan lele yang sedang dibudidayakan didalam kolam pemeliharaan. 

Penggunaan darah dan jeroan hewan sebagai pakan lele  yang merupakan limbah pemotongan hewan dapat menekan biaya pembelian pakan utama lele yaitu pellet. 

Darah hewan yang dapat digunakan sebagai pakan lele misalnya darah kambing, darah sapi, atau kumpulan darah ayam potong. 

Sebelum diberikan kepada ikan lele dalam kolam darah hewan direbus hingga menggumpal. 

Setelah beku dan dingin, darah baru diberikan pada lele di dalam kolam pemeliharaan. Pemberian darah sebagai pakan lele seringkali membuat air dalam kolam pemeliharaan menjadi kotor. 

Untuk mencegah hal itu rebusan darah hewan tersebut dicampur dengan pellet kemudian diseduh air panas kemudian baru ditebarkan ke dalam kolam tempat memelihara lele. 

Memanfaatkan jeroan hewan untuk pakan alternative bagi lele yang dibudidayakan dalam kolam dapat langsung diberikan ke dalam kolam pemeliharaan dengan cara menebarkannya secara merata ke dalam kolam.

Sekejap jeroan itu pasti akan dilahap oleh lele yang ada didalam kolam. Akan lebih memudahkan lele memakannya jika jeroan itu dipotong-potong menjadi ukuran yang lebih kecil baru kemudian ditebarkan ke dalam kolam budidaya lele. 

Baca ini:

Bisnis Ikan Lele yang Menguntungkan Omset Jutaan

Limbah ikan dan sisa tangkapan nelayan 

Peternak yang membudidayakan lele dekat dengan tempat – tempat pengolahan ikan atau pasar ikan dapat mencari limbah ikan untuk digunakan sebagai pakan alternative lele. 

Limbah ikan jka digunakan sebagai bahan pakan lele ditengerai baik untuk pertumbuhan lele karena kandungan protein dan lemaknya tinggi. 

Seperti dikatakan di atas, limbah ikan dapat diperoleh secara cuma-cuma ditempat penjual ikan atau ditempat-tempat usaha pengolahan ikan, seperti ditempat-tempat atau pabrik pemindangan ikan. 

Cara menggunakan limbah ikan untuk pakan lele dapat langsung diberikan kepada ikan di kolam tanpa harus melakukan perlakuan pendahuluan secara khusus. 

Untuk limbah ikan yang ukurannya besar dapat dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil akan lebih memudahkan lele memakannya. 

Perlu diperhatikan jumlah pakan limbah ikan yang ditebarkan ke kolam budidaya lele harus diperkirakan dapat habis untuk sekali makan. 

Jika jumlahnya berlebihan, maka pakan sisa tersebut akan mengotori kolam dan menimbulkan bau tidak  sedap yang dapat mengganggu lingkungan. 

Peternak lele juga dapat memanfaatkan rucah ikan sebagai bahan pakan alternative untuk lele yang dipelihara. 

Ikan rucah yaitu ikan – ikan sisa tangkapan nelayan yang sudah tidak layak dikonsumsi manusia. 

Ikan rucah mengandung protein sangat tinggi sehingga sangat baik digunakan untuk pakan lele. 

Selain kandungan protein cukup tinggi, ikan rucah harganya juga relative lebih murah dibandingkan dengan pellet. Rucah ikan dapat di beli ditempat-tempat pelelangan ikan. 

Peternak dapat menggunakan ikan rucah sebagai pakan lele  dengan cara diberikan langsung kepada lele di dalam kolam pemeliharaan lele. 

Untuk ikan rucah yang ukurannya besar perlu dicacah atau dipotong-potong kecil supaya memudahkan lele untuk menyantapnya. 

Makanan Ikan Lele Supaya Cepat Besar - Suplemen dan vitamin


Selain pakan pokok yang diberikan kepada lele dalam kolam, lele juga diberi suplemen seperti gula, susu, madu, dan vitamin. 

Fungsi suplemen bagi lele untuk meningkatkan selera makan. Diharapkan dengan semakin rahabnya lele mengkonsumsi pakan yang diberikan nantinya lele pertumbuhannya cepat besar sehingga bisa cepat dipanen. 

Cara pemberian suplemen menggunakan takaran 1 sdm gula, 1 sdm madu, atau 2 sdm  susu kental. Ketiga jenis bahan tersebut kemudian dicampurkan dengan 1 kg pellet. 

Pada prinsipnya pemberian suplemen dapat diberikan dengan berselang-seling, yaitu kadang diberi, kadang tidak. Hal itu tergantung pada masing-masing peternak. 

Apabila peternak menginginkan bisa cepat panen lele, maka suplemen harus diberikan setiap hari dengan jumlah perbandingan seperti telah dikemukakan dari penggunaan pakan pokok lele hendak dikemukakan pada sub bab selanjutnya. 

Vitamin dapat pula diberikan kepada ikan untuk menambah daya tahan tubuh lele dari serangan penyakit. 

Vitamin yang disarankan untuk diberikan kepada lele adalah vitamin C. cara pemberian vitamin c pada pakan yaitu bahan-bahan pakan terlebih dahulu direbus dan di aduk sampai rata selama satu menit. 

Hasil rebusan yang sudah tercampur homogeny dihamparkan dan diratakan dikertas Koran, plastic, atau wadah lain. 

Pakan ini dibiarkan dingin dengan sendirinya. Setelah dingin, vitamin c dapat dicampurkan ke dalam pakan. Pencampuran saat panas akan menyebabkan kandungan vitamin c menguap. 

Vitamin c diberikan dengan cara dilarutkan dalam air. Agar merata, penebaran larutan vitamin c sebaiknya dilakukan dengan menggunakan sprayer atau dengan cara di percikan pada lahan pakam tadi. 

Setelah dicampur merata ditunggu beberapa saat agar vitamin menyatu ke dalam pakan kemudian ditebarkan ke dalam kolam. 

Pakan Oplosan sebagai Makanan Ikan Lele

Peternak kreatif sesungguhnya dapat membuat pakan lele dengan memadukan berbagai bahan untuk menekan biaya pembelian pakan. 

Misalnya dengan cara mencampurkan atau mengoplos sendiri aneka bahan berupa bungkil kelapa, ampas tahu, ikan rucah, limbah penetasan telur, dan dedak. Bahan-bahan tersebut dioplos dengan pellet. 

Komposisi bahan diatur sesuai keperluan. Hanya kandungan proteinnya 25%. Konsekuensinya waktu budidaya mundur beberapa hari meskipun dari segi lebih irit. 

Didaerah yang melimpah ikan rucah seperti di daerah dekat pantai peternak lele dapat mengganti pellet sebagai pakan utama diganti ikan rucah yang dioplos dengan bahan lain. 

Dicontohkan peternak lele di Thailand menggunakan ikan rucah sebagai pakan utama lele. Disana sumber daya alami itu melimpah dan harganya murah. 

Ikan rucah dicampur dedak dengan perbandingan 1;3. Mereka juga menambahkan vitamin dan mineral sebanyak 2 mg/kg pakan. 

Selain itu masih ditambah pakan tambahan berupa limbah kotoran babi. Dengan cara tersebut, lele cepat bongsor, tempo 1 bulan bisa mencapai berat 150-200 g.

Baca juga yuk,.
Cara Penjualan Ikan Lele Bagi Pemula Yang Masih Bingung

Semua jenis makanan ikan lele yang sudah disebutkan di atas merupakan pakan lele supaya cepat besar dengan harga murah bahkan gratis, selain itu bisa juga sediakan kangkung sebagai pakan alternativ.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar