Budidaya Ikan Baronang di KJA beserta Gambarnya

- 5:59:00 AM
Budidaya Ikan Baronang infoikan.com Sudah tahu cara membuat makalah budidaya ikan baronang? Atau ingin tahu budidaya ikan baronang pdf?

Siapa sih yang tak kenal baronang, salah satu ikan air laut konsumsi yang menjadi primadona para pemancing mania.

Dagingnya yang gurih dan lezat membuat ikan ini banyak diburu. Semua jenis ikan baronang ternyata mempunyai kelebihan tersendiri.

Maka tak heran jika hingga kini petani pesisir masih mempertahankan memperkembangbiakkan ikan baronang.

Hasilnya pun sepadan sampai - sampai dapat di jual ke luar negeri.

Bagi sobat yang ingin tahu cara budidaya ikan baronang di kja maupun di tambak, berikut kami ringkasan yang bisa Anda ambil sebagai gambaran.


Budidaya Ikan Baronang


Budidaya Ikan Baronang

Baca juga:

Budidaya Ikan Baronang BATIK

Ikan Baronang BATIK

Benih beronang batik dapat diperoleh melalui penangkapan di alam dan pembenihandi hatchri. 

Benih beronang batik   di tangkap dipadang lamun, terumbu karang, gosong-gosong karang, sekitar hutan mangrove, dan muara sungai. 


Budidaya Ikan Baronang Lada

Ikan Baronang Lada

Beronang lada juga merupakan ikan herbivora. Makanannya berupa lumut, alga, dan sebagainya. 

Beronang pada tingkat larva memakan plankton dan menjadi herbivora di saat mulai aktif mencari makan. 


BENIH BERONANG LADA

Benih beronang lada dapat diperoleh dengan cara penangkapan di alam dan di beli hatchri dengan harag sangat murah. 

Benih beronang lada, seperti beronang lainnya, di tangkap di padang lamun, sekitar ekosistem mangrove, muara sungai, dan gosong - gosong karang. 

Benih beronang hidup bergerombol dalam jumlah yang besar sehingga mudah di tangkap dalam jumlah besar. 

Pada saat surut ketika air laut bergerak turun dan ketika pasang mulai naik adalah waktu yang tepat untuk penangkapan benih beronang. 

Benih beronang bergerombol dalam jumlah besar di gosong-gosong karang dan padang lamun. 


Pemeliharaan Beronang Lada di Tambak

Pemeliharaan beronang lada di tambak dilakukan secara monokultur dan polikultur. 

Beronang lada dapat dipelihara secara ekstensif plus hingga intensif. Beronang lada, seperti beronang lingkis dan beronang tulis hidup dengan baik di tambak dan dapat ditebar dengan kepadatan tinggi. 

Benih beronang lada dari hasil pembenihan terkontrol atau dari hasil penangkapan di alam yang berukuran 7 - 10 cm ditebar dengan kepadatan 20.000 - 30.000 ekor/ha atau 2 - 3 ekor/m2 untuk tambak yang dikelola semi intensif. 

Padat penebaran untuk benih yang sama sebanyak 4 - 5 ekor/m2 atau 40.000 - 50.000 ekor/ha. 

Bila ukuran benih lebih besar, sekitar 13 cm, padat penebaran diturunkan menjadi 3 ekor/m2 atau 30.000 ekor/ha. 


Budidaya Ikan Beronang Lingkis

Ikan Beronang lingkis

Beronang di golongkan sebagai herbivora. Makanannya berupa lumut, alga, lamun, dan sebagainya. 

Beronang pada tingkat larva memakan plankton dan menjadi herbivora di saat mulai aktif mencari makan. 

Walaupun pemakan tumbuhan, daam pemeliharaannya ikan beronang dapat juga menerima makanan berupa pelet, tepung ikan, cacahan ikan, atau kerang-kerangan. 


Bibit Beronang Lingkis

Benih beronang lingkis diperoleh dari penangkapan di alam dan pembenihan di hatchri. 

Benih beronang di tangkap di padang lamun, sekitar ekosistem mangrove, muara sungai, dan pada gosong-gosong karang. 


Pemeliharaan Beronang Lingkis di Tambak

Pemeliharaan beronang lingkis di tambak dilakukan secara monokultur dan polikultur. Beronang lingkis dapat di pelihara secara intensif sampai ekstensif.

Benih beronang lingkis dari hasil pembenihan terkontrol atau dari hasil penangkapan di alam yang berukuran 7 - 10 cm ditebar dengan kepadatan 20.000 - 30.000 ekor/ha atau 2 - 3 ekor/m2 untuk tambak yang dikelola semi intensif. 

Untuk tambak yang dikelola secara intensif, padat penebaran untuk benih yang sama sebanyak 4-5 ekor/m2 atau 40.000-50.000 ekor/ha. 

Bila ukuran lebih besar, sekitar 13 cm, padat penebaran diturunkan menjadi 3 ekor/m2 atau 30.000 ekor/ha. 

Sebelum benih ditebar dilakukan dulu aklimatisasi suhu dan salinitas. 

Mula - mula kantong plastik berisi benih beronang di apungkan kedalam air dan di biarkan sekitar 15 menit atau sampai berembun, kemudian di tuang dalam ember plastik yang bagian bawahnya telah di lubangi seingga sedikit demi sedikit dapat masuk ke ember sampai ember terendam air. 

Pada budidaya semiintensif, pemberian pakan 1 - 2 kali sehari, sedangkan budidaya intensif, pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari, yakni pukul 08.00 - 13.00 dan 16.00. 


Budidaya Ikan Baronang Tulis

Ikan Baronang Tulis

Benih Baronang Tulis
Benih beronang tulis untuk budidaya ditangkap di alam dan dari pembenihan di hatchri. 

Benih beronang tulis ditangkap di muara sungai, sekitar hutan mangrove, dan gosong-gosong karang. 

Penangkapan benih beronang di alam dilakukan pada siang hari maupun malam hari. Benih beronang hidup bergerombol dalam jumlah yang besar. 


Pemeliharaan Ikan Baronang TULIS di TAMBAK

Pemeliharaan beronang tulis di tambak dilakukan secara monokultur dan polikultur. Beronang tulis dapat dipelihara secara ekstensif, ekstensif plus hingga intensif. 

Beronang tulis, seperti beronang lingkis, beronang lada, dan beronang batik, hidup dengan baik, ditambak dan dapat ditebar dengan kepadatan tinggi. 

Karena di alam beronang hidup bergerombol dalam jumlah yang besar. Beronang tulis bersifat euryhaline, karena itu ikan ini keluar - masuk di muara sungai. 

Pakan beronang tulis terdiri dari pakan alami dan pakan buatan. 

Pakan alami ikan baronang terdiri dari klekap, lumut,  dan plankton yang sudah ada di dalam tambak saat ikan ditebar, juga pakan yang di berikan seperti rumput laut dan lamun. 

Untuk pakan buatan berupa butiran yang diberikan saat ikan beronang yang masih berukuran kecil. Pakan butiran yang telah di hancurkan diberikan sebanyak 3 - 5% dari biomasa. 

Pakan budidaya semi intensif, pemberian pakan 1 - 2 kali sehari, sedangkan budidaya intensif, pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari yaitu pukul 08.00, 13.00 dan 16.00. 

Untuk menjaga nafsu makan beronang tulis pakan alami berupa rumput laut, lamun, atau klekap dapat diberikan sebagai pakan tambahan. 


Lama pemeliharaan beronang tulis untuk mencapai ukuran konsumsi 200-400 gr/ekor adalah 4 - 6 bulan. 

Beronang tulis hasil panen diperdagangkan secara utuh, termasuk di ekspor. Di rumah makan dan restoran, beronang lada di sajikan sebagai ikan bakar dan goreng dalam kondisi utuh.

Selesai sudah sedikit gambaran akan budidaya ikan baronang semua macamnya, emoga dapat bermanfaat dan selamat mencoba dengan usaha yang maksimal untuk bisnis ikan konsumsi air laut.
iklan disini akhir artikel...


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search